Covid-19, Jamaah Tabligh Sepakat Dengan Pernyataan Ini

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Artanto bersama salah satu jamaah Tabligh saat lakukan pertemuan.

WARTABUMIGORA. MATARAM – Penyebaran Covid-19 atau virus Corona di NTB, kini Polda NTB melaksanakan Rapat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covic 19 dgn Faisalag Jamaah Tabligh Syuro Alami (SA) Provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam kegiatan ini Polda NTB diwakili oleh Dir Intelkam dan Dir Binmas Polda NTB .

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat penyebaran Covid-19 cluster Goa terus mengalami peningkatan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, mengatakan pendekatan persuasif pun dilakukan Polda NTB dengan menemui Faisalag Jamaah Tabligh SA guna membahas penyebaran Covid 19 dengan hasil beberapa keputusan dan pernyatakan antaranya, Malam Sabguzari/Markaz agar ditangguhkan dan diganti dengan membuat amalan di rumah. Dan musyawarah Markaz/Halaqah di Masjid Raya At- Taqwa Mataram diadakan terbatas oleh tim advokasi dan kesehatan dalam rangka mendukung Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB.

” Ya dan Jamaah yang sedang bergerak 40 hari / 4 Bulan / 3 hari, agar ditangguhkan sampai dengan arahan baru dari Pemerintah, serta bagi pekerja da’wah yang tidak mematuhi SOP kesehatan penanganan Covid-19 dapat dikenakan sanksi hukum.” Ucapnya.

Menurut dia, sebagaimana diatur dalam pasal 14 UU No 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan serta pasal 212, 214 dan 218 KUHP tentang Melawan Petugas Saat Melaksanakan Tugas .(tm).

One thought on “Covid-19, Jamaah Tabligh Sepakat Dengan Pernyataan Ini

  • 23 April 2020 at 4:32 pm
    Permalink

    Kalok mol dibuka untuk ap qita capek2 di rumah sampek dak solat berjamah di bamsjid otak mu pada kemana dan piqiran mu jangan piqirkan uwang aj kamu para yg di atas

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *