KASTA NTB: Mall Akan di Buka Malah Tempat Ibadah di Tutup Ada Apa

Ketua Umum LSM KASTA NTB, Lalu Wink Haris.

WARTABUMIGORA. MATARAM – Menyikapi rencana dibukanya pusat perbelanjaan dan hiburan terbesar diNTB Lombok Epicentrum Mall mulai minggu ini, Kasta NTB mengecam rencana tersebut dan menganggap keputusan tersebut sebagai sebuah sikap inkonsistensi pemimpin di daerah ini dalam menyikapi persoalan pandemi covid-19.

” Ternyata tidak selaras dengan jargon, himbauan, perintah hingga larangan kepada warga untuk melakukan kegiatan apapun di luar rumah.” Ucap Lalu Wink melalui pesan singkat WhatsApp. Selasa (21/4/2020).

Lalu wink haris menyebut keputusan pemberian izin dibukanya kembali izin operasional LEM sebagai sebuah tindakan bodoh dan sikap diskriminatif pemerintah terhadap warganya, dimana masjid sebagai pusat ibadah ummat malah dilarang keras melaksanakan kegiatan keagamaan termasuk sholat jum,at dan anjuran meniadakan sholat berjamaah dan aktivitas keagamaan selama masa pendemi covid 19 ini tetapi mengizinkan pusat perbelanjaan dan hiburan buka kembali seperti biasa.

” Entah apa yang merasuki otak para pemimpin kita di daerah ini kalau sampai mengizinkan LEM dibuka kembali, yang seharusnya segala kepentingan diluar tujuan penanggulangan covid 19 ini termasuk kepentingan ekonomi dan bisnis harus dinomor duakan dan lebih mengedepankan faktor penyelamatan warga,” Kecamnya.

Ia menambahkan rakyat akan semakin tidak patuh pada himbauan pemerintah untuk tidak melakukan tindakan tindakan yang dianggap berpotensi menyebabkan penyebaran covid 19 di tengah masyarakat,

” Jika kepentingan ekonomi dan penyelamatan nasib para pekerja di LEM yang menjadi pertimbangan maka apa bedanya dengan penutupan tempat tempat hiburan malam. Bukankah dibukanya LEM juga akan memancing kedatangan dan kerumunan banyak orang,” ucapnya.

Kalau ini benar terjadi maka memang sebaiknya rakyat jangan lagi mematuhi himbauan pemerintah untuk stay at home, physical dan social distancing sebab itu sama saja dengan bohong dan pembodohan.

Kasta NTB berharap pemerintah mengkaji kembali pemberian izin dibukanya operasional LEM kalau memang memang benar benar ingin covid 19 ini segera berlalu, tetapi jika kepentingan fragmatis menjadi tujuan maka jangan heran kalau masyarakat melakukan insubordinasi dengan cara tidak lagi mentaati himbauan dan anjuran pemerintah yang ternyata tidak konsisten.(wr).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *