Komplotan Begal Di Batu Putih Sekotong, Diringkus Polisi

Pelaku saat di gelandang polisi.

WARTABUMIGORA. LOMBOK BARAT – Polres Lombok Barat berhasil mengungkap kasus Pencurian dengan kekerasan (curas)/begal yang terjadi pada senin 4 mei 2020 di Jalan Raya Pemalikan Desa Batu Putih, Kecamatan. Sekotong Lombok Barat NTB.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo saat konferensi pers di Mapolres Lombok Barat, Senin (11/5/2020) mengungkapkan
Dalam kasus Curas ini, mengakibatkan korban meninggal dunia bernama Saharuddin alamat di desa Janapria kab. Lombok tengah.

Setelah melakukan penyelidikan, sebanyak 4 orang pelaku berhasil diamankan diantaranya, inisial SA (47) alamat Dusun. Lemosik Desa Pelambik Kecamatan. Praya Barat Daya Lombok Tengah dan berinisial SU (28) alamat dusun. Lemosik Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah.

” NU alamat Dusun. Pemalikan Desa Batu Putih Kecamatan. Sekotong Lombok Barat ditangkap di dusun. Patra Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah. Dan AG (30) alamat Lingkungan Dasan Geres Barat Kelurahan Dasan Geres kecamatan, Gerung Lombok Barat.Termasuk satu tersangka lainnya yang berhasil diamankan sebagai penadah barang curian ini.” Ucap Bagus.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, memaparkan kronologis kejadiannya, keempat pelaku menunggu korban dengan cara bersembunyi di semak semak pinggir jalan. Setelah melihat korban melintas di tempat persembunyian, pelaku NU dan pelaku AG keluar dari persembunyiannya dan langsung menghadang dan memukul korban dengan menggunakan balok kayu.

Akibatnya, korban langsung terjatuh dari sepeda motor, saat itu korban melakukan perlawanan namun korban tidak berdaya dan terjatuh.

” Setelah korban terjatuh dan tidak berdaya, AG dan pelaku NU tetap memukul korban hingga korban meninggal dan dibuang kepinggir jalan.” Katanya.

Dihadapan petugas NU mengaku di suruh oleh SU untuk membawa motor milik korban kerumah SA dengan membonceng AG.

” Sedangkan pelaku NU pergi dari TKP menuju rumahnya di Dusun Pemalikan Kecamatan. Sekotong Lobar menggunakan motornya sendiri.” Ucapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap saksi-saksi dan alat bukti awal Tim Opsnal Polres Lombok Barat melakukan penangkapan terhadap SA dan SU. kedua pelaku SA dan SU masih memiliki hubungan keluarga sebagai mertua dan menantu.

” Dan dari hasil pengembangan, Tim Opsnal berhasil menangkap NU yang sempat bersembunyi di wilayah pegunungan di Dusun. Patra Desa Kabul Kecamatan Praya Barat daerah Lombok Tengah.” Jelasnya.

Menurut AKBP Bagus S Wibowo, NU diamankan saat akan menunjukkan tempat dibuangnya Barang Bukti kayu, NU berusaha kabur. ” Kita pun memberikan tembakan peringatan, namun tidak di indahkan sehingga di berikan tembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan.” Imbuhnya.

Tim Opsnal Kembali melakukan pencarian terhadap pelaku AG dan diperoleh informasi bahwa pelaku berada di sekitar pelabuhan lembar.

Menurut dia, AG akan melarikan diri keluar Daerah sehingga dilakukan pencarian dan menemukan pelaku sedang bersembunyi di atas kapal Fery.

” Selanjutnya Tim Opsnal mengamankan AG untuk mencari Barang Bukti Sepeda Motor milik korban. pada saat pengembangan pelaku mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas dengan tembakan melumpuhkan ke arah kaki.” Ujar Bagus.

Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu satu unit Honda Vario warna merah hitam milik Pelaku SA yang digunakan saat membegal, satu unit Honda Supra warna hitam milik pelaku NU yang digunakan saat membegal.

” Terhadap Para Pelaku di jerat dengan Pasal Pencurian dengan Kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP ayat (2) ke-1 dan ke-2, Ayat (3) dan Ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman pidana Mati atau Seumur Hidup.” Katanya.(ll)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *