Tuesday, June 15News That Matters

Tiga Parpol Final Untuk Pasangan Najmul Suardi (NADI) di Pilkada Lombok Utara

H. Burhan M. Nur selaku Sekertaris DPC Partai Demokrat sekaligus Wakil  Ketua 1 DPRD KLU.

WARTABUMIGORA. LOMBOK UTARA – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Tujuh Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat NTB, rencananya akan di gelar bulan Desember mendatang kini telah ramai menjadi perbincangan, baik didunia maya maupun di dunia nyata.

Tiga Partai Politik seperti Demokrat, PAN, dan PPP bisa di pastikan final untuk mendukung pasangan Najmul Suardi (NADI). Salah satunya Partai Demokrat pastinya tetap merekomendasikan dan mendukung kader terbaiknya yakni H. Najmul Akhyar, SH. MH, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat yang saat ini menjabat Bupati Lombok Utara. Dalam Pemilihan Bupati dan wakil bupati pada bulan Desember mendatang.

Menurut H. Burhan M Nur selaku Sekertaris DPC Partai Demokrat sekaligus Wakil ketua 1 DPRD Lombok Utara menjelaskan, terkait syarat pencalonan berdasarkan perolehan kursi di DPRD untuk pasangan Najmul Suardi (NADI), sudah melampaui untuk syarat pencalonan dukungan partai politik sebagaiman peraturan yang sudah ada terkait syarat pencalonan yakni sebanyak 6 kursi di DPRD.

” Karena jumlah perolehan Kursi di DPRD dari ketiga partai tersebut sebanyak sepuluh kursi dengan perincian yakni Demokrat 4 kursi, PAN 4 kursi dan PPP 2 kursi maka totalnya menjadi 10 kursi,” ucapnya saat di temui media ini di ruang kerjanya. Rabo (15/7/2020).

Ia menjelaskan, pasangan Najmul Suardi (NADI) sudah dipastikan aman untuk syarat pencalonan. Karena cuma diperlukan sebanyak enam kursi saja, untuk itu bukan berarti komunikasi politik berhenti di lakukan justru komunikasi makin inten.

” Kita lakukan seperti dengan Golkar, Gerindra, PBB dan Nasdem,” sebutnya.

Lebih lanjut H. Burhan menyebutkan pada prinsifnya bahwa pada waktunya nanti pasti akan publikasikan semuanya di media.

” Cuma untuk saat ini belumlah karena semua proses tersebut sedang berjalan termasuk kami sedang dalam proses menunggu surat resmi pengunduran pak H. Suardi yang saat ini beliau masih menjabat sebagai Sekda untuk itu kami belum bisa terang terangan takutnya nanti akan menimbulkan fitnah, tapi pada saatnya nanti pasti akan kami informasikan semuanya terkait dengan hasil akhir dari semua proses panjang ini ke teman teman media dan masyarakat lombok utara,”Beber H. Burhan.

H. Burhan juga berharap prinsifnya komunikasi dan silaturrahmi dalam politik itu tidak boleh putus akibat adanya perbedaan pandangan politik, karena semua itu adalah sesuatu hal yang lumrah dalam dunia demokrasi.

” Kalah dan menang adalah hal yang wajar dan bukan segala galanya mari kita berkompetisi secara fair dan sehat tetap menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan kita sebagai keluarga besar masyarakat lombok utara,”Tutupnya.(DVD).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *