Cegah Banjir, Kades Sekotong Timur Gandeng TNI Lakukan Restorasi Sungai di Kambeng Timur

Restorasi sungai Kambeng Timur yang dilakukan TNI 

WARTABUMIGORA. LOMBOK BARAT – Pemerintah Desa (Pemdes) Sekotong Timur Kecamatan Lembar Lombok Barat, bekerja sama dengan Danrem 162/WB, lakukan Karya Bhakti Restorasi Sungai Dusun Kambeng Timur sepanjang 1.280 meter, sekaligus pemasangan Bronjong.

Kegiatan restorasi sungai yang dipusatkan di Dusun Kambeng Timur tersebut bertujuan untuk mengendalikan daya rusak air, sehingga dapat mencegah dan mengantisipasi terjadinya banjir, terutama di daerah aliran sungai menuju Jelateng.

” Kami sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh TNI melalui Danrem 162/WB yang di pimpin langsung oleh Brigjen TNI Rizal Ramdhani bersama instansi lainnya.” Ucap H. Ahmad, selaku Kepala Desa Sekotong Timur. saat di temui wartabumigora di ruangannya. Rabo (29/7/2020).

Selain TNI, H. Ahmad juga berterimakasih kepada pemerintah Lombok Barat melalui Dinas PUTR Lombok Barat, BWS Nusa Tenggara 1, Dinas PU Provinsi NTB serta Kodim 1606/ Lobar, yang telah peduli terhadap warga Sekotong Timur, untuk melakukan restorasi sungai.

” Karena saat ini kondisi sungai tersebut sangat memprihatinkan, dimana sungai tersebut tidak terlalu lebar dan sudah mulai dangkal itu yang membuat tahun kemarin desa sekotong timur kebanjiran,” kata H. Ahmad.

Oleh sebab itu, lanjut H. Ahmad, kegiatan restorasi sangat dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah terjadinya banjir. Maka dalam pelaksanaan tersebut tentu harus dilakukan penggalian sungai sepanjang 1.280 meter dan pemasangan beronjong.

” Ya dengan dilaksanakan kegiatan restorasi sungai ini, kedepan tidak terjadi lagi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya yang merendam lima dusun dan merusak persawahan yang ada di wilayah sekotong timur,” ucapnya.

Terpisah, Danrem 162/WB mengatakan, kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan secara gotong royong ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan Dinas PUTR Lombok Barat dan BWS NT 1 serta PU Provinsi NTB dan masyarakat setempat. Karena menurutnya kondisi sungai tersebut memprihatinkan.

Rizal Ramdhani juga berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak menebang pohon secara liar dan tidak membuang sampah di sungai juga menjadi salah satu hal yang harus selalu diingat agar sungai tidak tersumbat,” pungkasnya.

Terkait hal itu, Rizal Ramdhani mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat setempat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam di wilayah Desa Sekotong Timur, tidak membuang sampah dalam bentuk apapun di sungai, tidak menebang pepohonan, sehingga dapat menjaga kelestarian sumber daya air yang berfungsi bagi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan seperti untuk air baku, air irigasi dan fungsi lainnya.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam, demi kelangsungan hidup anak cucu kita di masa mendatang,” ajak alumni Akmil 1993, saat dikutip menjelang pembukaan Karya Bhakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar. Jumat (17/7/2020) minggu lalu.(ll).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *